1.
Jelaskan
secara singkat apa yang harus di persiapkan oleh sekelompok orang yang inggin
mendirikan BMT dan unsur-unsur apa saja yang harus di penuhi ?
Jawaban :
ü Yang harus disiapkan oleh sekelompok orang yang inggin mendirikan
BMT :
a.
Persiapan
modal awal (150 Jt)
b.
Persiapan
infrastruktur
c.
Persiapan
SDM (sumber daya manusia)
ü Unsur-unsur yang harus dipenuhi :
a.
Rapat
anggota
b.
Pengurus
c.
Pengawas
2.
Sebutkan
apa saja produk panding yang umumnya ada pada BMT dan jelaskan keungulan dan
kelemahan antara produk satu dengan yang lainnya ?
Jawaban :
ü Produk pending BMT :
a.
Giro
wadiah
b.
Tabungan
mudharabah
c.
Deposito
mudharabah
ü Kelemahan produk satu dengan yang lainnya :
Keungulan :
Dana yang
dititipkan nasabah dapat dikelolah oleh BMT dan keuntungan dapat dibagi hasil
sesuai dengan kesepakatan awal dari pihak nasabah dan BMT.
Kelemahan :
Tidak adanya
kepastian dalam pembagian keuntungan dikarenakan penghasilan yang didapatkan
berubah-ubah setiap harinya atau setiap akhir pekannya, bisa lebih banyak dan
juga bisa lebih sedikit keuntungan yang didapatkan oleh lembaga syariah.
3.
Tahap
apa saja yang dilakukan BMT, andai ada calon anggota atau nasabah yang ingin
menggajukan pembiayaan, jelaskan ?
a.
Melihat
penghasilan setiap bulan calon nasabah
b.
Melihat
terhadap kehidupan kesehariannya atau perekonomiannya.
c.
Melihat
Bisnis apa yang akan dijalankannya
d.
Kesanggupan
membayar
e.
Calon
nasabah dapat dipercaya atau tidak dalam pembayaran.
f.
Melihat
dari jaminan yang dijaminkan oleh nasabah ke lemabaga BMT.
4.
Pak Ahmad
adalah seorang pengusaha pecel lele dan ia berencana membuka cabang baru, namun
terkendala di modal, akhirnya ia mengajukan pada BMT dakwah untuk membeli perlengkapan
dagang dan sewa ruko, pembiayaan apa yang cocok untuk pak ahmad, dan jelaskan
hal-hal yang harus diperhatikan dalam proses analisa pembiayaan tersebut ?
ü Yang cocok untuk pak Ahmad adalah analisa pembiayaan dan jangan
langsung diberi pembiayaan tetapi harus dianalisa terlebih dahulu tentang usaha
yang akan dia jalankan.
ü Proses analisa pembiayaan:
a.
Character
(analisis watak)
1)
Riwayat
calon debitur
2)
Legalitas
usaha
3)
Gaya
hidup
4)
Tingkat
kooperatif selama proses analisis dilakukan
b.
Capacity
(analisis kemampuan membayar)
Tujuan : mengukur tingkat kemampuan membayar dari pemohon
Kemampuan membayar ini dapat dilihat dari cash flow usahanya
c.
Capital
(analisis modal)
Tujuan : untuk mengukur kemampuan usaha pemohon untuk mendukung
pembiayaan dengan modalnya sendiri, semakin besar kemampuan modal berarti
semakin besar porsi proyek usaha yang didukung oleh modal sendiri.
d.
Condition
(analisis kondisi atau prospek usaha)
Prospek kepastian kontinuitas pasokan bahan atau barang dagangan,
keberadaan pemasok alternatif, lama menjadi pemasok dan kondisi pembelian,
frekuensi pasokan.
e.
Collateral
(analisa agunan pembiayaan)
Jaminan yang di jaminkan oleh nasabah kelembaga BMT jikalau
sinasabah tidak dapat membayar, jaminan itu adalah segala sesuatu yang dimiliki
oleh nasabah.
5.
Jika
saudara adalah pengawas syariah di suati BMT langkah apa yang dilakukan agar
praktik operasional di BMT tersebut benar-benar sesuai dengan syariah baik
dalam hal produk maupun sikaf dan prilaku karyawan atau penggelola, jelaskan ?
ü Jika saya adalah pengawas syariah di suatu BMT maka saya akan
memberikan pengawasan dan nasehat pada bagian direksi serta mengawasi kegiatan
perbankan agar sesuai dengan prinsip syariah dan agar selalu menerapkan apa
yang ada dalam prinsip syariah.