Nama : Erpan Stiawan Matkul : Bahan UTS M.
Haji dan Umroh
NPM : 1341030018 Dosen : Hj Suslina
Sanjaya, S.Ag, M.Ag
Jur/Smtr : Manajemen Dakah/V/B
ü Pengertian Haji dan Umrah
Haji menurut bahasa atau etimologi adalah al-qahdu atau menyengaja.
Sedangkan dari segi istilah atau terminologi berarti sengaja mendatangi kabah
atau baitul allah untuk melakukan beberapa amal ibadah dengan tata cara
tertentu dan dilaksanakan pada waktu tertentu pula, menurut syarat-syarat yang
di tentukan
Adapun umrah menurut bahasa bermakna siyarah. Sedangkan menurut
syarak umrah ialah mensiarahi ka’bah, melakukan tawaf disekelilingnya, bersa’i
antara safa dan marwah dan mencukur atau mengunting rambut dengan cara tertentu
dan dapat dilaksnakan setiap waktu.
Definisi manajemen haji dan umrah :
suatu proses berencana, mengorganisasi, mengarahkan, melakukan koordinasi serta
pengawasan terhadap kegiatan pelaksanaan haji demi terlaksananya
penyelenggaraan haji yang aman, lancar, tertip, teratur dan ekonomis.
ü Rukun umrah
1.
Ihram
2.
Tawaf
7x
3.
Sa’i
4.
Tahalul
5.
Tertip
ü Rukun haji
1.
Ihram
2.
Wukuf
di arafah
3.
Tawaf
4.
Sa’i
5.
Tahalul
6.
Tertip
ü Emberkasi : tempat pemberangkatan calon jamaah haji dari tanah air
ke tanah suci.
ü Emberkasi antara haji : pemberangkatan calon jamaah haji dari
daerah asal ke emberkasi haji.
ü Debarkasi : pemulangan jamaah haji dari tanah suci ke tanah air.
ü Syarat ibadah haji
1.
Istito’ah
berdasarkan syariat
2.
Kemampuan
pinansial
3.
Mampu
secara kesehatan atau harus kuat
ü Dasar hukum pelaksaan mebinaan jamaah haji
1.
UU
RI No 13 tahun 2008 tentang penyelengaraan ibadah haji.
2.
PERPU
No 22 Thn 2009 tentang perubahan atas UU RI No 13 Thn 2008 tentang
penyelengaraan iabadah haji.
3.
UU
penyelenggaraan haji No 34 Thn 2009 penetapan PP penganti UU No 13 Thn 2008
Tentang penyelenggaraan ibadah haji menjadi UU.
ü Unsur-unsur haji
-


Hub bilateral


Hub bilateral
-

Hukum
mitra nasional
-
Fasilitas
publik
-
Perlindungan
hukum
![]() |
|||||||
![]() |
|||||||
1.
Mampu
atau istito’ah (mampu (keuangan, fisik))
2.
Faham
manasik haji
3.
Aman
ü Wajib haji :
1.
Niat
ihram dan miqat
2.
Mabit
di muzdalifah
3.
Melontar
jumrah aqobah
4.
Mabit
di mina
5.
Melontar
jumrah yang lain
6.
Meninggalkan
larangan-larangan dalam ihram
ü Wajib umrah :
1.
Niat
ihram dari miqat
2.
Meninggalkan
larangan-larangan dalam ihram
ü Perencanaan operasional haji :
1.
Penentuan
waktu wukuf
2.
Pembiayaan
3.
Pendaftaran
4.
Pembinaan
dan informasi
5.
Penanganan
dokumen
6.
Okomodasi
7.
Pelayanan
kesehatan
8.
Transportasi
9.
Peranserta
masyarakat
10.
Dukungan
komputerisasi haji.


Tidak ada komentar:
Posting Komentar