Langkah-Langkah
Prosedur Pengelolaan
Pelatihan
Dakwah
Diajukan
untuk memenuhi tugas
Dalam
mata kuliah Manajemen pelatihan dakwah
Dosen
pengempu : Hj Suslina Sanjaya, S.Ag, M.Ag
Disusun Oleh
Erpan Stiawan 1341030018
Nuri Ulwati 1341030105
Mayu Shofa 1341030015
FAKULTAS DA’WAH DAN ILMU KOMUNIKASI
INSTITUT AGAMA ISLAM NEGERI ( IAIN ) RADEN INTAN
LAMPUNG
TAHUN
AJARAN 2014/1436 KATA PENGANTAR
Puji
syukur kami panjatkan kehadirat Allah SWT, yang mana berkat rahmat dan hidayah-Nya
kami dapat menyelesaikan makalah yang berjudul “langkah-langkah Prosedur Pengelolaan Pelatihan Dakwah”. Makalah
ini diajukan guna memenuhi nilai mata kuliah “Manajemen Pelatihan Dakwah”. Tidak lupa, kami ucapkan terima kasih
kepada semua pihak yang turut membantu dalam penyusunan makalah ini.
Kami menyadari dalam makalah ini masih banyak
kekurangan. Oleh karena itu, kami sangat mengharapkan kritik dan saran dari
para pembaca makalah ini. Harapan kami semoga makalah ini bermanfaat dan
menjadikan sumber pengetahuan bagi para pembaca.
Bandarlampung,
29 Oktober 2015
Penulis
DAFTAR ISI
KATA PENGANTAR..................................................................................................
DAFTAR ISI..................................................................................................................
BAB I PENDAHULUAN
A. Latar Belakang Masalah....................................................................................... 1
B. Rumusan Masalah................................................................................................ 1
BAB II PEMBAHASAN
A.
Langkah-langkah
persiapan.................................................................................. 2
B.
Langkah-langkah
pelaksanaan............................................................................. 5
C.
Langkah-langkah
pelaporan................................................................................. 8
BAB III PENUTUP
A.
Kesimpulan.......................................................................................................... 9
B.
Saran.................................................................................................................... 9
DAFTAR
PUSTAKA BAB I
PENDAHULUAN
A.
Latar Belakang Masalah
Manajemen pelatihan dakwah dapat
diartikan sebagai suatu proses merencanakan, mengorganisasikan, melaksanakan,
mengawasi dan mengevaluasi pekerjaan dan penggunaan semua sumberdaya organisasi
dalam pelaksanaan program yang berhubungan dengan peningkatan ilmu pengetahuan
dan memperbaiki keterampilan dalam upaya mengubah pemahaman, sikap dan perilaku
mad’u kearah yang diridhoi Allah SWT.
Pelatihan dakwah juga dapat
memperbaiki sikap-sikap terhadap tugas dakwah terhadap masyarakat atau sesama
da’i, sikap-sikap yang tidak produktif timbul dari salah pengertian yang
disebabkan oleh informasi yang tidak cukup, dan informasi yang membingungkan.
Sehingga manfaat adanya pelatihan dakwah ditujukan pada penjelasan tentang fakta-fakta
secara jujur.
Menurut Robinson pelatihan dakwah
merupakan alat untuk memperbaiki penampilan kemampuan da’i atau organisasi
dakwah dengan harapan memperbaiki performance organisasi dakwah. Contoh seorang
da’i yang pertama melakukan kesalahan dalam berdakwah, misal tidak tepat dalam
menyampaikan pesan dakwah dengan mad’u yang menjadi objek dakwah. Dakwah
dilingkungan orang miskin, tapi temanya
tentang hidup sederhana. Seharusnya da’i memberikan dakah yang dibutuhkan
oleh mad’u, misalnya tema tentang wirausaha atau hal-hal yang berkaitan dengan
motivasi, maka diharapkan setelah adanya pelatihan maka dapat dipetik manfaat
pelatihan dakwah tersebut untuk mendukung aktifitas dakwah.
B.
Rumusan masalah
Dari latar belakang yang telah diuraikan dapat ditarik sebuah
rumusan masalah bahwa apa langkah-langkah prosedur pengelolaan pelatihan dakwah
?
BAB II
PEMBAHASAN
A.
Langkah-langkah persiapan[1]
Langkah-langkah
persiapan terdiri dari kegiatan-kegiatan sebagai berikut :
1.
Menyiapkan
surat edaran tentang adanya program diklat (jenis diklat, lamanya, tempat dan
persyaratan peserta)
2.
Mempersiapkan
instrument tes musik diklat (jika ada atau diperlukan)
3.
Melaksanakan
tes masuk atau seleksi calon peserta diklat
4.
Mempersiapkan
surat keputusan penyelenggaraan diklat atau kepanitian (jika dianggap perlu)
5.
Menyiapkan
buku pedoman atau petunjuk
Buku pedoman itu memuat hal-hal yang perlu diketahui oleh peserta
diklat selama mereka mengikuti pendidikan dan pelatihan
a.
Tujuan,
maksud dan sasaran, waktu pelaksanaan
b.
Tema
dan sub tema
c.
Struktur
program dan silabi
d.
Metode
diklat
e.
Nara
sumber
f.
Peserta
(persyaratan, jumlah, hak dan kewajiban)
g.
Penilaian
(untuk penyelenggara, nara sumber, peserta)
h.
Surat
keterangan dan penghargaan (STTPL)
i.
Tata
tertib
j.
Petunjuk
penyusunan kertas kerja (perseorangan dan kelompok)
k.
Petunjuk
pelaksanaan diskusi
l.
Petunjuk
pelaksanaan seminar
m.
Petunjuk
pelaksanaan praktek kerja lapangan (PKL)
n.
Petunjuk
pelaksanaan simulasi
o.
Petunjuk
penulis kertas kerja praktek kerja lapangan
6.
Panggilan
peserta, dalam surat panggilan ini harus dicantumkan :
a.
Nama
calon peserta
b.
Jabatan,
pangkat atau golongan
c.
Unit
kerja
d.
Waktu
pelaksanaan diklat
e.
Tempat
pelaksanaan diklat
f.
Kelengkapan
yang harus dibawa peserta
g.
Surat
panggilan dari lembaga yang berkepentingan yang melaksanakan program diklat
h.
Surat
tugas dari unit kerja yang mengirimkan peserta ditandatangani oleh pejabat yang
berwenang, serendah-rendahnya pejabat esalon dua atau pejabat yang ditugaskan
untuk hal tersebut
i.
Surat
perintah jalan (SPPJ)
j.
Pasfoto
(4x6)
k.
Dasi
secukupnya (bagi peria)
l.
Pakaian
olah raga, termaksud sepatu olah raga
m.
Bahan-bahan
yang dapat dianggap mendukung untuk penulisan atau pembahasan kasus atau
permasalahan yang ditugaskan
Persyaratan ini berlaku bagi mereka
(peserta) yang harus atau diwajibkan untuk tinggal di kampus diklat.
7.
Menyiapkan
formulir atau belangko
Formulir atau belangko yang perlu dipersiapkan adalah :
a.
Daftar
hadir
b.
Surat
izin (bagi peserta yang akan meninggalkan kampus karena libur atau sesuatu
kepentingan tertentu)
c.
Formulir
identitas peserta
d.
Formulir
penilaian sikap
e.
Formulir
penilaian kegiatan seminar, diskusi
f.
Formulir
penilaian tugas baca
g.
Formulir
penilaian simulasi
h.
Formulir
evaluasi untuk panitia penyelenggara, widyaiswara
i.
Formulir
penilaian kertas kerja perseorangan (KKPRK)
j.
Formulir
penilaian program akademik mingguan
k.
Formulir
penilaian laporan praktek kerja lapangan (PKL)
l.
Formulir
pernyataan melakukan kegiatan pendidikan dan pengajaran
m.
Formulir
pengamatan
8.
Menyediakan
perlengkapan diklat
a.
Alat-alat
tulis dan kertas (spidol, kertas, flipchart)
b.
Perlengkapan
untuk peserta (tas, buku tulis, ballpoint)
c.
Tanda
pengenal peserta
d.
Blanko
STTPL (surat tanda tamat pendidikan dan pelatihan)
e.
Medali
(peserta)
f.
Plakat
(berisikan nama-nama peserta)
g.
OHP
h.
Video
i.
Film
j.
Spanduk
k.
Ruang
akomodasi dan ruang makan
l.
Tempat
olahraga
m.
Tempat
menerima tamu
n.
Tempat
parkir
o.
Komunikasi
telepon, kantor pos
p.
Kios
buku
q.
Ruang
kuliah besar
r.
Ruang
kuliah sedang
s.
Ruang
kuliah kecil
t.
Ruang
tunggu narasumber
u.
Ruang
kerja sekretariat
v.
Ruang
kerja manajer diklat
w.
Perpustakaan
x.
Ruang
kesehatan
9.
Menyusun
biaya pelaksanaan diklat yang terdiri dari komponen-komponen:
Ø Biaya administrasi:
a.
Akomodasi
dan konsumsi
b.
Kesehatan
peserta
c.
Bahan-bahan
ajar
d.
Transport
peserta
e.
Uang
saku peserta
f.
Honor
panitia
g.
Transport
lokal panitia
Ø Biaya edukatif:
a.
Honor
naskah atau bahan sajian
b.
Honor
nara sumber
c.
Honor
pengamat
d.
Honor
penilai
e.
Honor
pemeriksa ujian dan pengawas ujian
f.
Honor
praktek kerja lapangan
g.
Biaya
buku-buku
h.
Biaya
foto copy bahan-bahan ajar
B.
Langkah-langkah pelaksanaan[2]
Langkah pelaksanaan meliputi
kegiatan-kegiatan yang berkaitan dengan proses pelaksanaan diklat, terdiri
dari:
1.
Pembukaan
Dalam pembukaan
kegiatannya adalah:
a.
Menerima
undangan
b.
Membuka
diklat, diawali oleh protokol yang menyampaikan acara atau agenda pembukan
diklat
c.
Laporan
rencana penyelenggaraan diklat oleh manajer diklat atau pejabat yang berwenang
d.
Penyempaian
sambutan oleh pejabat dari instansi terkait pembina diklat
e.
Pembukaan
secara resmi oleh pejabat eselon satu atau pejabat yang berwenang dalam
kediklatan
f.
Menyematkan
tanda pengenal peserta secara simbolik oleh pejabat yang ditentukan (eselon
satu, atau pejabat yang ditentukan)
g.
Pembacaan
doa oleh pejabat yang ditugaskan
h.
Ramah
tamah
2.
Melaksanakan
kegiatan akademik
a.
Kegiatan
akademik dimulai setelah pembukaan selesai. Kegiatan ini diawali dengan
penjelasan program diklat oleh manajer diklat. Penjelsan meliputi hal-hal:
tujuan, struktur program, (kurikulum dan silabi, dan kegiatan-kegiatan lainnya
selama kegiatan diklat berlangsung), sistem penilaian, kriteria kelulusan, dan
kewajiban serta hak peserta selama diklat berjalan.
b.
Senam
pagi
c.
Outward
bound/dinamika kelompok
d.
Perkuliahan
e.
Dalam
kegiatan perkuliahan ini peserta mendapat materi pelajaran yang telah
diprogramkan sesuai dengan kurikulum. Perkuliahan diatur sebagai berikut:
ü Senin s/d kamis..................... 10 jam
08.00-15.30.............................
6 jam
15.00-17.30.............................
4 jam
ü Jum’at...................................... 9 jam
08.00-11.15..............................
4 jam
14.00-17.30..............................
5 jam
ü Sabtu........................................ 6 jam
08.00-12.30..........................
Jumlah.....................................
55 jam (6 hari)
f.
Penugasan-penugasan
Selama
perkuliahan dilaksanakan pula kegiatan yang menambah wawasan dan perubahan
perilaku peserta, seperti:
·
Diskusi
kelompok
Yang dimaksud
dengan diskusi adalah tukar menukar pendapat atau gagasan tentang suatu masalah
dalam rangka mencapai kesepakatan untuk penyusunan atau pengembangan gagasan
itu sehingga mendapat kesatuan yang bulat. Dalam perkuliahan diskusi kelompok
secara implisit merupakan bagian atau metode pembelajaran.
·
Tugas
baca
Tugas baca
merupakan salah satu kegiatan yang wajib dilaksanakan oleh peserta sebagai
wadah memperluas wawasan, dan kemampuan meningkatkan membaca satu artikel atau
buku teks.
·
Penulis
kertas kerja
Yang dimaksud
dengan kertas kerja ialah suatu karya tulis ilmiah yang disusun secara
sistematik, logis, analisis, dn obyektif dengan pokok pembahasan salah satu
tugas pokok atau ffungsi unit kerjanya yang dirasakan tidak efisien atau kurang
produktif. Penulisan dilakukan dengan mempergunakan pendekatan administrasi
manajemen.
Tujuan
penulisan kerja adalah membuat analisis staf, mengidentifikasi permasalahan,
menganalisis permasalahan, memecahkan permsalahan dalam rangka penyempurnaan
prosedur dan metode kerja.
Jenis kertas
kerja ada dua jenis kertas kerja: kertas kerja perseorangan dan kertas kerja
kelompok.
·
Praktek
kerja lapangan
Praktek kerja
lapangan aadalah salah satu kegiatan yang bersifat integral pada program diklat
yang menitikberatkan kegiatannya pada kunjungan lapangan
C.
Langkah-langkah pelaporan[3]
Laporan merupakan tahap akhir dari
kegiatan suatu pendidikan dan pelatihan satu minggu setelah berakhirnya sesuatu
pendidikan dan pelatihan instansi penyelenggara pendidikan diwajibkan menyusun
laporan tentang penyelenggaraan pendidikan dan pelatihan. Laporan disampaikan
kepada esalon satu atasan langsung yang bertanggung jawab atas penyelenggaraan
pendidikan dan pelatihan dan kepada instansi pembina fungsional diklat. Materi
laporan mencakup hal-hal sebagai berikut:
1.
Peserta
2.
Program
pengajar
3.
Personil
atau SDM
4.
Organisasi
penyelenggara
5.
Sarana
dan prasarana
6.
Biaya
7.
Tamatan
Dalam laporan perlu dikemukakan
hal-hal yang berkaitan dengan permasalahan yang dihadapi dan bagaimana
mengatasinya. Bentuk laporan dapat berbentuk diskripsi atau esai atau metrik.
BAB III
PENUTUP
A.
Kesimpulan
Ø Langkah-langkah persiapan
1.
Menyiapkan
surat edaran tentang adanya program diklat (jenis diklat, lamanya, tempat dan
persyaratan peserta)
2.
Mempersiapkan
instrument tes musik diklat (jika ada atau diperlukan)
3.
Melaksanakan
tes masuk atau seleksi calon peserta diklat
4.
Mempersiapkan
surat keputusan penyelenggaraan diklat atau kepanitian (jika dianggap perlu)
5.
Menyiapkan
buku pedoman atau petunjuk.
Ø Langkah-langkah pelaksanaan
1.
Pembukaan
2.
Melaksanakan
kegiatan akademik
Ø Langkah-langkah pelaporan
Laporan
merupakan tahap akhir dari kegiatan suatu pendidikan dan pelatihan satu minggu
setelah berakhirnya sesuatu pendidikan dan pelatihan instansi penyelenggara
pendidikan diwajibkan menyusun laporan tentang penyelenggaraan pendidikan dan
pelatihan. Laporan disampaikan kepada esalon satu atasan langsung yang
bertanggung jawab atas penyelenggaraan pendidikan dan pelatihan dan kepada
instansi pembina fungsional diklat.
B.
Saran
Maka dari itu penulis berharap agar dalam
pembahasan, mendukung pentingnya pembahasan “Langkah-langkah Prosedur
Pengelolaan Pelatihan Dakwah” agar kita bisa menangulangi perekonomian yang
ada di masyarakat indonesia.
Namun bagaimanapun juga dalam tugas makalah
terbimbing ini penulis sadar bahwa masih banyak kurang disana sini,maka besar
harapan dari para pembaca untuk memperbaiki dengan berbagai saran dan masukan
bagi penulis agar lebih baik di kemudian harinya dalam menulis makalah.
DAFTAR
PUSTAKA
Suslina Sanjaya, Mnajemen Pelatihan Dakwah, (Bandarlampung:
IAIN Raden Intan Lampung (2010)
[1] Suslina
Sanjaya, Mnajemen Pelatihan Dakwah, (Bandarlampung: IAIN Raden Intan
Lampung (2010), h. 106
Tidak ada komentar:
Posting Komentar