Minggu, 25 Oktober 2015

Langkah-Langkah Prosedur Pengelolaan
Pelatihan Dakwah
Diajukan untuk memenuhi tugas
Dalam mata kuliah Manajemen pelatihan dakwah
Dosen pengempu : Hj Suslina Sanjaya, S.Ag, M.Ag
 











Disusun Oleh
Erpan Stiawan                      1341030018
Nuri Ulwati                            1341030105
Mayu Shofa                           1341030015

FAKULTAS DA’WAH DAN ILMU KOMUNIKASI
INSTITUT AGAMA ISLAM NEGERI ( IAIN ) RADEN INTAN LAMPUNG

TAHUN AJARAN 2014/1436KATA PENGANTAR

Puji syukur kami panjatkan kehadirat Allah SWT, yang mana berkat rahmat dan hidayah-Nya kami dapat menyelesaikan makalah yang berjudul “langkah-langkah Prosedur Pengelolaan Pelatihan Dakwah”. Makalah ini diajukan guna memenuhi nilai mata kuliah “Manajemen Pelatihan Dakwah”. Tidak lupa, kami ucapkan terima kasih kepada semua pihak yang turut membantu dalam penyusunan makalah ini.
 Kami menyadari dalam makalah ini masih banyak kekurangan. Oleh karena itu, kami sangat mengharapkan kritik dan saran dari para pembaca makalah ini. Harapan kami semoga makalah ini bermanfaat dan menjadikan sumber pengetahuan bagi para pembaca.


                                                             Bandarlampung, 29 Oktober 2015
                                                         
                                                                              Penulis
                                                                                         






DAFTAR ISI

KATA PENGANTAR..................................................................................................
DAFTAR ISI..................................................................................................................
BAB I  PENDAHULUAN
A.    Latar Belakang Masalah....................................................................................... 1
B.     Rumusan Masalah................................................................................................ 1
BAB II PEMBAHASAN
A.    Langkah-langkah persiapan.................................................................................. 2
B.     Langkah-langkah pelaksanaan............................................................................. 5
C.     Langkah-langkah pelaporan................................................................................. 8
BAB III PENUTUP
A.    Kesimpulan.......................................................................................................... 9
B.     Saran.................................................................................................................... 9
DAFTAR PUSTAKABAB I
PENDAHULUAN

A.    Latar Belakang Masalah
Manajemen pelatihan dakwah dapat diartikan sebagai suatu proses merencanakan, mengorganisasikan, melaksanakan, mengawasi dan mengevaluasi pekerjaan dan penggunaan semua sumberdaya organisasi dalam pelaksanaan program yang berhubungan dengan peningkatan ilmu pengetahuan dan memperbaiki keterampilan dalam upaya mengubah pemahaman, sikap dan perilaku mad’u kearah yang diridhoi Allah SWT.
Pelatihan dakwah juga dapat memperbaiki sikap-sikap terhadap tugas dakwah terhadap masyarakat atau sesama da’i, sikap-sikap yang tidak produktif timbul dari salah pengertian yang disebabkan oleh informasi yang tidak cukup, dan informasi yang membingungkan. Sehingga manfaat adanya pelatihan dakwah ditujukan pada penjelasan tentang fakta-fakta secara jujur.
Menurut Robinson pelatihan dakwah merupakan alat untuk memperbaiki penampilan kemampuan da’i atau organisasi dakwah dengan harapan memperbaiki performance organisasi dakwah. Contoh seorang da’i yang pertama melakukan kesalahan dalam berdakwah, misal tidak tepat dalam menyampaikan pesan dakwah dengan mad’u yang menjadi objek dakwah. Dakwah dilingkungan orang miskin, tapi temanya  tentang hidup sederhana. Seharusnya da’i memberikan dakah yang dibutuhkan oleh mad’u, misalnya tema tentang wirausaha atau hal-hal yang berkaitan dengan motivasi, maka diharapkan setelah adanya pelatihan maka dapat dipetik manfaat pelatihan dakwah tersebut untuk mendukung aktifitas dakwah.
 
B.     Rumusan masalah
Dari latar belakang yang telah diuraikan dapat ditarik sebuah rumusan masalah bahwa apa langkah-langkah prosedur pengelolaan pelatihan dakwah ?



BAB II
PEMBAHASAN

A.    Langkah-langkah persiapan[1]
Langkah-langkah persiapan terdiri dari kegiatan-kegiatan sebagai berikut :
1.      Menyiapkan surat edaran tentang adanya program diklat (jenis diklat, lamanya, tempat dan persyaratan peserta)
2.      Mempersiapkan instrument tes musik diklat (jika ada atau diperlukan)
3.      Melaksanakan tes masuk atau seleksi calon peserta diklat
4.      Mempersiapkan surat keputusan penyelenggaraan diklat atau kepanitian (jika dianggap perlu)
5.      Menyiapkan buku pedoman atau petunjuk
Buku pedoman itu memuat hal-hal yang perlu diketahui oleh peserta diklat selama mereka mengikuti pendidikan dan pelatihan
a.       Tujuan, maksud dan sasaran, waktu pelaksanaan
b.      Tema dan sub tema
c.       Struktur program dan silabi
d.      Metode diklat
e.       Nara sumber
f.       Peserta (persyaratan, jumlah, hak dan kewajiban)
g.      Penilaian (untuk penyelenggara, nara sumber, peserta)
h.      Surat keterangan dan penghargaan (STTPL)
i.        Tata tertib
j.        Petunjuk penyusunan kertas kerja (perseorangan dan kelompok)
k.      Petunjuk pelaksanaan diskusi
l.        Petunjuk pelaksanaan seminar
m.    Petunjuk pelaksanaan praktek kerja lapangan (PKL)
n.      Petunjuk pelaksanaan simulasi
o.      Petunjuk penulis kertas kerja praktek kerja lapangan
6.      Panggilan peserta, dalam surat panggilan ini harus dicantumkan :
a.       Nama calon peserta
b.      Jabatan, pangkat atau golongan
c.       Unit kerja
d.      Waktu pelaksanaan diklat
e.       Tempat pelaksanaan diklat
f.       Kelengkapan yang harus dibawa peserta
g.      Surat panggilan dari lembaga yang berkepentingan yang melaksanakan program diklat
h.      Surat tugas dari unit kerja yang mengirimkan peserta ditandatangani oleh pejabat yang berwenang, serendah-rendahnya pejabat esalon dua atau pejabat yang ditugaskan untuk hal tersebut
i.        Surat perintah jalan (SPPJ)
j.        Pasfoto (4x6)
k.      Dasi secukupnya (bagi peria)
l.        Pakaian olah raga, termaksud sepatu olah raga
m.    Bahan-bahan yang dapat dianggap mendukung untuk penulisan atau pembahasan kasus atau permasalahan yang ditugaskan
Persyaratan ini berlaku bagi mereka (peserta) yang harus atau diwajibkan untuk tinggal di kampus diklat.
7.      Menyiapkan formulir atau belangko
Formulir atau belangko yang perlu dipersiapkan adalah :
a.       Daftar hadir
b.      Surat izin (bagi peserta yang akan meninggalkan kampus karena libur atau sesuatu kepentingan tertentu)
c.       Formulir identitas peserta
d.      Formulir penilaian sikap
e.       Formulir penilaian kegiatan seminar, diskusi
f.       Formulir penilaian tugas baca
g.      Formulir penilaian simulasi
h.      Formulir evaluasi untuk panitia penyelenggara, widyaiswara
i.        Formulir penilaian kertas kerja perseorangan (KKPRK)
j.        Formulir penilaian program akademik mingguan
k.      Formulir penilaian laporan praktek kerja lapangan (PKL)
l.        Formulir pernyataan melakukan kegiatan pendidikan dan pengajaran
m.    Formulir pengamatan 
8.      Menyediakan perlengkapan diklat
a.       Alat-alat tulis dan kertas (spidol, kertas, flipchart)
b.      Perlengkapan untuk peserta (tas, buku tulis, ballpoint)
c.       Tanda pengenal peserta
d.      Blanko STTPL (surat tanda tamat pendidikan dan pelatihan)
e.       Medali (peserta)
f.       Plakat (berisikan nama-nama peserta)
g.      OHP
h.      Video
i.        Film
j.        Spanduk
k.      Ruang akomodasi dan ruang makan
l.        Tempat olahraga
m.    Tempat menerima tamu
n.      Tempat parkir
o.      Komunikasi telepon, kantor pos
p.      Kios buku
q.      Ruang kuliah besar
r.        Ruang kuliah sedang
s.       Ruang kuliah kecil
t.        Ruang tunggu narasumber
u.      Ruang kerja sekretariat
v.      Ruang kerja manajer diklat
w.    Perpustakaan
x.      Ruang kesehatan
9.      Menyusun biaya pelaksanaan diklat yang terdiri dari komponen-komponen:
Ø  Biaya administrasi:
a.       Akomodasi dan konsumsi
b.      Kesehatan peserta
c.       Bahan-bahan ajar
d.      Transport peserta
e.       Uang saku peserta
f.       Honor panitia
g.      Transport lokal panitia
Ø  Biaya edukatif:
a.       Honor naskah atau bahan sajian
b.      Honor nara sumber
c.       Honor pengamat
d.      Honor penilai
e.       Honor pemeriksa ujian dan pengawas ujian
f.       Honor praktek kerja lapangan
g.      Biaya buku-buku
h.      Biaya foto copy bahan-bahan ajar

B.     Langkah-langkah pelaksanaan[2]
Langkah pelaksanaan meliputi kegiatan-kegiatan yang berkaitan dengan proses pelaksanaan diklat, terdiri dari:
1.    Pembukaan
Dalam pembukaan kegiatannya adalah:
a.       Menerima undangan
b.      Membuka diklat, diawali oleh protokol yang menyampaikan acara atau agenda pembukan diklat
c.       Laporan rencana penyelenggaraan diklat oleh manajer diklat atau pejabat yang berwenang
d.      Penyempaian sambutan oleh pejabat dari instansi terkait pembina diklat
e.       Pembukaan secara resmi oleh pejabat eselon satu atau pejabat yang berwenang dalam kediklatan
f.       Menyematkan tanda pengenal peserta secara simbolik oleh pejabat yang ditentukan (eselon satu, atau  pejabat yang ditentukan)
g.      Pembacaan doa oleh pejabat yang ditugaskan
h.      Ramah tamah
2.    Melaksanakan kegiatan akademik
a.       Kegiatan akademik dimulai setelah pembukaan selesai. Kegiatan ini diawali dengan penjelasan program diklat oleh manajer diklat. Penjelsan meliputi hal-hal: tujuan, struktur program, (kurikulum dan silabi, dan kegiatan-kegiatan lainnya selama kegiatan diklat berlangsung), sistem penilaian, kriteria kelulusan, dan kewajiban serta hak peserta selama diklat berjalan.
b.      Senam pagi
c.       Outward bound/dinamika kelompok
d.      Perkuliahan
e.       Dalam kegiatan perkuliahan ini peserta mendapat materi pelajaran yang telah diprogramkan sesuai dengan kurikulum. Perkuliahan diatur sebagai berikut:
ü  Senin s/d kamis..................... 10 jam
08.00-15.30............................. 6 jam
15.00-17.30............................. 4 jam
ü  Jum’at...................................... 9 jam
08.00-11.15.............................. 4 jam
14.00-17.30.............................. 5 jam
ü  Sabtu........................................ 6 jam
08.00-12.30..........................
Jumlah..................................... 55 jam (6 hari)
f.       Penugasan-penugasan
Selama perkuliahan dilaksanakan pula kegiatan yang menambah wawasan dan perubahan perilaku peserta, seperti:
·         Diskusi kelompok
Yang dimaksud dengan diskusi adalah tukar menukar pendapat atau gagasan tentang suatu masalah dalam rangka mencapai kesepakatan untuk penyusunan atau pengembangan gagasan itu sehingga mendapat kesatuan yang bulat. Dalam perkuliahan diskusi kelompok secara implisit merupakan bagian atau metode pembelajaran.
·         Tugas baca
Tugas baca merupakan salah satu kegiatan yang wajib dilaksanakan oleh peserta sebagai wadah memperluas wawasan, dan kemampuan meningkatkan membaca satu artikel atau buku teks.
·         Penulis kertas kerja
Yang dimaksud dengan kertas kerja ialah suatu karya tulis ilmiah yang disusun secara sistematik, logis, analisis, dn obyektif dengan pokok pembahasan salah satu tugas pokok atau ffungsi unit kerjanya yang dirasakan tidak efisien atau kurang produktif. Penulisan dilakukan dengan mempergunakan pendekatan administrasi manajemen.
Tujuan penulisan kerja adalah membuat analisis staf, mengidentifikasi permasalahan, menganalisis permasalahan, memecahkan permsalahan dalam rangka penyempurnaan prosedur dan metode kerja.
Jenis kertas kerja ada dua jenis kertas kerja: kertas kerja perseorangan dan kertas kerja kelompok.
·         Praktek kerja lapangan
Praktek kerja lapangan aadalah salah satu kegiatan yang bersifat integral pada program diklat yang menitikberatkan kegiatannya pada kunjungan lapangan



C.    Langkah-langkah pelaporan[3]
Laporan merupakan tahap akhir dari kegiatan suatu pendidikan dan pelatihan satu minggu setelah berakhirnya sesuatu pendidikan dan pelatihan instansi penyelenggara pendidikan diwajibkan menyusun laporan tentang penyelenggaraan pendidikan dan pelatihan. Laporan disampaikan kepada esalon satu atasan langsung yang bertanggung jawab atas penyelenggaraan pendidikan dan pelatihan dan kepada instansi pembina fungsional diklat. Materi laporan mencakup hal-hal sebagai berikut:
1.      Peserta
2.      Program pengajar
3.      Personil atau SDM
4.      Organisasi penyelenggara
5.      Sarana dan prasarana
6.      Biaya
7.      Tamatan
Dalam laporan perlu dikemukakan hal-hal yang berkaitan dengan permasalahan yang dihadapi dan bagaimana mengatasinya. Bentuk laporan dapat berbentuk diskripsi atau esai atau metrik.













BAB III
PENUTUP
A.    Kesimpulan
Ø  Langkah-langkah persiapan
1.      Menyiapkan surat edaran tentang adanya program diklat (jenis diklat, lamanya, tempat dan persyaratan peserta)
2.      Mempersiapkan instrument tes musik diklat (jika ada atau diperlukan)
3.      Melaksanakan tes masuk atau seleksi calon peserta diklat
4.      Mempersiapkan surat keputusan penyelenggaraan diklat atau kepanitian (jika dianggap perlu)
5.      Menyiapkan buku pedoman atau petunjuk.
Ø  Langkah-langkah pelaksanaan
1.    Pembukaan
2.    Melaksanakan kegiatan akademik
Ø  Langkah-langkah pelaporan
Laporan merupakan tahap akhir dari kegiatan suatu pendidikan dan pelatihan satu minggu setelah berakhirnya sesuatu pendidikan dan pelatihan instansi penyelenggara pendidikan diwajibkan menyusun laporan tentang penyelenggaraan pendidikan dan pelatihan. Laporan disampaikan kepada esalon satu atasan langsung yang bertanggung jawab atas penyelenggaraan pendidikan dan pelatihan dan kepada instansi pembina fungsional diklat.

B.     Saran
Maka dari itu penulis berharap agar dalam pembahasan, mendukung pentingnya pembahasan “Langkah-langkah Prosedur Pengelolaan Pelatihan Dakwah” agar kita bisa menangulangi perekonomian yang ada di masyarakat indonesia.
Namun bagaimanapun juga dalam tugas makalah terbimbing ini penulis sadar bahwa masih banyak kurang disana sini,maka besar harapan dari para pembaca untuk memperbaiki dengan berbagai saran dan masukan bagi penulis agar lebih baik di kemudian harinya dalam menulis makalah.
DAFTAR PUSTAKA

Suslina Sanjaya, Mnajemen Pelatihan Dakwah, (Bandarlampung: IAIN Raden Intan Lampung (2010)






[1] Suslina Sanjaya, Mnajemen Pelatihan Dakwah, (Bandarlampung: IAIN Raden Intan Lampung (2010), h. 106


[2] Ibid, h.110
[3] Ibid, h. 113


Tidak ada komentar:

Posting Komentar