Jumat, 12 Juni 2015

Nama : Erpan stiawan.
Npm : 1341030018.
Prodi : Manajemen Dakwh (B).
Semester : III (Tiga).
Matkul : Etika Bisnis Islam.  

 Pertandingan Kura-kura dan Kelinci
Pada suatu hari kelinci ingin membuktikan kepada semua warga hutan, bahwa kura-kura tidak cocok mendapatkan jabatan yang sangat menjanjikan itu. Supaya semuanya tahu kura-kura tidak lebih dari seekor binatang pecundang dan gagal. Dihadapan banyak warga hutan, ia menantang kura-kura bersaing dengan-nya. Kura-kura pun menerima tantangan itu.
Dalam pertandingan ini, kedua pihak bisa mengajukan syarat-syarat tertentu. Kelinci memberikan syarat kepada kura-kura, bahwa pertandingan ini hanya antara ia dengan kelinci, yaitu hanya berdua saja. Tentu saja syarat ini diterima kura-kura, bahkan sebelum adanya syarat itu, kura-kura juga sudah pasti memenuhinya.
Sedangkan syarat dari kura-kura adalah kelinci harus membawa beban dipunggungnya selama pertandingan. Dan berat beban tersebut sesuai dengan berat yang dipikul kura-kura kemana ia pergi, syarat ini tidak membuat kelinci gentar sedikitpun, ia sangat yakin bisa memenangkan pertandingan itu, walau tidak pernah berlatih memikul beban dipungung. Syarat ini juga untuk mengukur kemampuan dirinya, apakah mampu membawa beban berat sambil berlari atau tidak.
Hari pertandingan-pun tiba. Macan berdiri sebagai wasit lomba lari antara kura-kura dan kelinci. Macan lalu memberikan aba-aba, dan keduanya langsung bergerak. Dalam perlombaan itu, kebiasaan bergerak lambat si kura-kura tidak juga hilang, sedangkan penantangnya sudah lari dengan semaksimal mungkin dan mengeluarkan semua potensi yang ada dalam dirinya. Karena si kelinci berlari kencang, ia tidak sadar bahwa beban yang di syaratkan kepadanya ternyata ketingalan dibelakang.
Sudah sampai ditengah perjalanan menuju garis pinish, ia kembali kebelakang untuk mengambil beban-nya, ternyata beban itu banyak menyedot energinya. Ia tidak kuat memikul beban yang berat itu sambil berlari, apalagi kekuatannya semakin berkurang karena terlalu kencang berlari sebelumnya. Akhirnya kura-kura berhasil menuju garis finish dan memenangkan tantangan itu, seluruh penonton yang hadir sangat kagum kepada kura-kura ini dan semakin sayang kepadanya.
Dalam cerita kura-kura cerdik ini sangat inspiratif dan membangun. Dan ada nilai yang positif yang dapat kita ambil pelajaran dari sang kura-kura, yaitu :
1)      Jangan menganggap sepele dan enteng terhadapat sesuatu yang kecil, karena anda yakin bahwa diri anda mampu menyelesaikan-nya.
2)      Gunakan kecerdasan dan kecermatan kita ketika menghadapi sesuatu yang baru dan yang tidak terduga dalam hidup.
3)      Mamfaatkan dan isi waktu untuk hal-hal yang dapat menambah potensi diri kita.
4)      Jangan pernah pasrah dan menyerah, seperti hal-nya kura-kura diatas.


Tidak ada komentar:

Posting Komentar