Nama : Erpan
stiawan.
Npm :
1341030018.
Prodi :
Manajemen Dakwh (B).
Semester : III
(Tiga).
Matkul : Etika
Bisnis Islam.
Pertandingan Kura-kura dan Kelinci
Pada suatu hari kelinci ingin
membuktikan kepada semua warga hutan, bahwa kura-kura tidak cocok mendapatkan
jabatan yang sangat menjanjikan itu. Supaya semuanya tahu kura-kura tidak lebih
dari seekor binatang pecundang dan gagal. Dihadapan banyak warga hutan, ia
menantang kura-kura bersaing dengan-nya. Kura-kura pun menerima tantangan itu.
Dalam pertandingan ini, kedua pihak
bisa mengajukan syarat-syarat tertentu. Kelinci memberikan syarat kepada
kura-kura, bahwa pertandingan ini hanya antara ia dengan kelinci, yaitu hanya
berdua saja. Tentu saja syarat ini diterima kura-kura, bahkan sebelum adanya
syarat itu, kura-kura juga sudah pasti memenuhinya.
Sedangkan syarat dari kura-kura
adalah kelinci harus membawa beban dipunggungnya selama pertandingan. Dan berat
beban tersebut sesuai dengan berat yang dipikul kura-kura kemana ia pergi,
syarat ini tidak membuat kelinci gentar sedikitpun, ia sangat yakin bisa
memenangkan pertandingan itu, walau tidak pernah berlatih memikul beban
dipungung. Syarat ini juga untuk mengukur kemampuan dirinya, apakah mampu
membawa beban berat sambil berlari atau tidak.
Hari pertandingan-pun tiba. Macan
berdiri sebagai wasit lomba lari antara kura-kura dan kelinci. Macan lalu
memberikan aba-aba, dan keduanya langsung bergerak. Dalam perlombaan itu,
kebiasaan bergerak lambat si kura-kura tidak juga hilang, sedangkan
penantangnya sudah lari dengan semaksimal mungkin dan mengeluarkan semua
potensi yang ada dalam dirinya. Karena si kelinci berlari kencang, ia tidak
sadar bahwa beban yang di syaratkan kepadanya ternyata ketingalan dibelakang.
Sudah sampai ditengah perjalanan
menuju garis pinish, ia kembali kebelakang untuk mengambil beban-nya, ternyata
beban itu banyak menyedot energinya. Ia tidak kuat memikul beban yang berat itu
sambil berlari, apalagi kekuatannya semakin berkurang karena terlalu kencang
berlari sebelumnya. Akhirnya kura-kura berhasil menuju garis finish dan
memenangkan tantangan itu, seluruh penonton yang hadir sangat kagum kepada
kura-kura ini dan semakin sayang kepadanya.
Dalam cerita kura-kura cerdik ini
sangat inspiratif dan membangun. Dan ada nilai yang positif yang dapat kita
ambil pelajaran dari sang kura-kura, yaitu :
1)
Jangan
menganggap sepele dan enteng terhadapat sesuatu yang kecil, karena anda yakin
bahwa diri anda mampu menyelesaikan-nya.
2)
Gunakan
kecerdasan dan kecermatan kita ketika menghadapi sesuatu yang baru dan yang
tidak terduga dalam hidup.
3)
Mamfaatkan dan
isi waktu untuk hal-hal yang dapat menambah potensi diri kita.
4)
Jangan pernah
pasrah dan menyerah, seperti hal-nya kura-kura diatas.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar