PROPOSAL PENELITIAN
EVALUASI PENYUSUNAN ANGGARAN
SEBAGAI ALAT PENGENDALIAN MANAJEMEN
( Study kasus di BMT El Hafidz Bandar Lampung )
Dosen
Pengempu : Drs. Kholidi S, M.Pd
Disusun Oleh :
Erpan Stiawan, 1341030018
FAKULTAS DA’WAH DAN ILMU KOMUNIKASI
PROGRAM STUDI MANAJEMEN DA’WAH
INSTITUT AGAMA ISLAM NEGERI ( IAIN )
RADEN INTAN LAMPUNG
TA 2014/2015
KATA PENGANTAR
Kata terindah
yang akan selalu berkumandang yakni syukur kepada Allah SWT, yang telah
memberikan berbagai macam nikmat, baik nikmat iman maupun nikmat islam serta
nikmat ihnsan, yang pada saat ini masih kita rasakan nikmat yang telah Allah
berikan kepada ummat manusia sebagai tanda kebesaran Nya.
Lantunan
spirit kekuatan dzikir salawat serta salam yang selalu tercurahkan kepada sang
revolusioner ummat islam, sang pemimpin yang mampu merubah peradaban dunia
hingga pada saat ini masih kita rasakan hasil karya nyata nya, yang senanitasa
kita nanti nantikan syafa’atnya fi yaumul akhir.
Dalam peneltian
ini, saya menyusun sebuah penelitian mengenai “evaluasi penyusunan anggaran
sebagai alat pengendali manajemen ”, dalam rangka
memenuhi tugas individu mata kuliah metodologi peneletian, judul yang terdapat
dalam penelitian ini merupakan sebuah gagasan peneliti untuk memahami dan
memberikan gambaran umum tentang pelaksanaan evaluasi anggaran, dan penelitian
ini dilaksanakan di BMT El Hafidz Bandar Lampung.
Disadari bahwa
dalam proposal penelitian ini masih banyak kekeliruan, baik dalam teknis
penulisan ataupun cara pemakalah dalam membahasakan proposal penelitian ini,
oleh karena nya kritik dan saran sangat diharapkan guna revisi makalah kedepan,
semoga proposal penelitian ini dapat bermanfaat bagi kita semua.
|
DAFTAR ISI
Kata Pengantar ..............................................................................................................
Daftar Isi .........................................................................................................................
BAB I PENDAHULUAN ..............................................................................................
1.
Latar Belakang
Masalah .......................................................................................... 3
2.
Identifikasi
masalah dan rumusan masalah ............................................................. 3
3.
Perumusan
Hipotesis penelitian ............................................................................... 3
4.
Kerangka
pemikiran ................................................................................................ 4
5.
Tujuan &
Kegunaan hasil penelitian ........................................................................ 5
6.
Metode
Penelitian ................................................................................................... 6
7.
Populasi
Penelitian .................................................................................................. 7
8.
Sampel
Penelitian .................................................................................................... 8
9.
Metode
pengumpulan data & instrument penelitian .............................................. 9
10. Instrument ( alat pengumpul data )........................................................................ 11
1.
Kesimpulan ............................................................................................................ 13
Daftar Pustaka
BAB I
PENDAHULUAN
1. Latar
Belakang Masalah
Evaluasi adalah sebuah langkah untuk
menentukan dan melakukan controlling sejauh mana perkembangan, hasil dari
setiap pekerjaan yang kita lakukan baik secara individu maupun kelompok
termasuk juga evaluasi anggaran yang ada di sebuah lembaga koperasi yang
merupakan objek penelitian penyusun. Dalam proses pelaksanaan evaluasi dalam
hal ini hal yang perlu dievaluasi secara spesifikasi adalah penyusunan anggaran
BMT EL hafidz Bandar lampung, penyusunan anggaran untuk pelaksanaan operasional
lembaga koperasi ini dirasa perlu untuk dievaluasi agar dapat diketahui secara
jelas bagaimana menyusun anggaran yang rasional dan jelas. Penyusunan anggaran
sangat dibutuhkan sebagai instrument penunjang pelaksanaan operasional koperasi
BMT sekaligus sebagai alat pengendali manajemen lembaga.
Evaluasi dilakukan sebagai kaca dari
apa yang telah kita buat, kerjakan, sehingga Nampak jelas hasil yang kita
lakukan itu sesuai atau tidak dengan realisasi yang ada. Begitu juga penyusunan anggaran
harus sesuai dengan fakta empiris yang ada, bukan sekedar menyusun anggaran
tanpa mengetahui harga-harga perlengkapan dan peralatan dipasar sebagai
instrument yang diperlukan oleh koperasi BMT dalam rangka memperlancar proses
operasional koperasi. Evaluasi penyusunan anggaran dilakukan dengan cara
pengolahan dan analisis data sehingga dari data-data tersebu akan terlihat
dengan mudah dan dapat diteliti dengan baik sebagai upaya evaluasi anggaran
yang telah disusun.
Orientasi evaluasi ini diarahkan pada
pengoptimalisasian terhadap evaluasi penyusunan anggaran sebagai alat
pengendalian manajemen sehingga anggaran yang telah disusun dapat
dipresentasikan secara jelas dan sesuai dengan harga dipasar sesuai dengan apa
yang dibutuhkan oleh koperasi tersebut.
2. Identifkasi
dan rumusan masalah
Dalam menyusun anggaran dalam rangka
pemenuhan kebutuhan lembaga koperasi tentu tidak semua sesuai dengan harga
kebutuhan dipasar, maka seringkali anggaran dibuat sedemikian rupa bahkan
dengan jumlah yang besar tanpa terlebih dahulu mengetahui atau mencari tau
harga-harga kebutuhan yang akan di beli, akhirnya anggaran yang dibuat
terkadang kurang dan tidak jarang juga lebih,
Hal ini akan menimbulkan kesenjangan
dan berakibat terjadinya korupsi dalam diri personel penyusun anggaran. Sehingga penyusun merumuskan masalah
berdasarkan uraian identifikasi diatas
1. Bagaimana
cara menyusun anggaran sebagai alat pengendalian penelitian ?
2. Apa
saja tahapan yang dilakukan untuk menyusun anggaran tersebut ?
3.
Perumusan hipotesis penelitian
Proses evaluasi penyusunan anggaran
tentu tidak akan mudah, karena membutuhkan proses yang lama karena perlu adanya
observasi di pasar tentang harga-harga kebutuhan yang akan dibeli dalam rangka
pemenuhan kebutuhan lembaga/koperasi, sementara anggaran yang disusun hanya
berdasarkan perkiraan atau prediksi, tentu evaluasi ini penting untuk
dilakukan.
4. Kerangka
pemikiran
Dalam sebuah organisasi seringkali
kita temukan dalam penyusunan anggaran untuk memenuhi kebutuhan organisasi
tersebut tidak sesuai dengan fakta
dilapangan, salah satu dari anggaran tersebut misalkan : pembelian 1 unit
computer, didalam anggaran tersebut harga computer tersebut ditulis sebesar Rp.
3.000.000,- padahal setelah diobservasi
ternyata harga computer itu adalah Rp. 2.000.000,- artinya masih ada Rp.
1.000.000,- dari anggaran itu yang tidak terpakai.
Maka dalam hal ini penulis membuat
kerangka pemikiran yang memuat teori, dan konsep – konsep yang akan dijadikan
dasar dalam penelitian :
- Proses evaluasi penyusunan
anggaran dapat dilakukan dengan cara membuat sebuah perbandingan antara
anggaran yang sudah dibuat dengan hasil observasi harga dilapangan.
- Hasil observasi secara otomatis
akan mempengaruhi anggaran yang telah disusun.
- Perlu ada nya pembenahan dalam
menyusun anggaran yang real
5. Tujuan
dan kegunaan hasil penelitian
Penelitian ini dilakukan dengan tujuan :
1. Mengetahui
anggaran yang disusun real atau tidak.
2. Mengetahui
bagaimana cara menyusun anggaran yang optimal
3. Mengetahui
proses perbandingan anggaran dengan harga real di lapangan
4. Mengetahui
optimal atau tidaknya pemakaian anggaran yang telah disusun
Kegunaan hasil penelitian :
1. Dapat
menjadi gambaran umum pelaksanaan evaluasi penyusunan anggaran
2. Sebagai
dasar perbandingan antara anggaran yang ada dengan harga dilapangan
3. Menjadi
metode pengontrol penyusunan anggaran
4. Penambahan
wawasan akan pentingnya evaluasi penyusunan anggaran sebagai alat pengendalian
manajemen.
6. Metode
Penelitian
Metode yang digunakan penulis dalam
melakukan penelitian mengenai evaluai penyusunan anggaran sebagai alat
pengendali manajemen diantaranya :
1. Wawancara
Dilakukan dalam upaya penggalian
informasi terkait penyusunan anggaran koperasi/lembaga, wawancara dilakukan
dengan beberapa personel karyawan koperasi yang bersedia untuk diwawancarai.
2. Observasi
Dilakukan dalam rangka pencarian
fakta dan realitas ( fakta empiris ) atas anggaran yang disusun mengenai
harga-harga kebutuhan yang di perlukan oleh koperasi / lembaga untuk pemenuhan
kebutuhan kantor atau kegiatan.
3. Dokumentasi
Sebagai bukti konkrit untuk
melakukan perbandingan dengan anggaran yang disusun dengan hasil dokuementasi
atas proses observasi lapangan, sehingga dapat memperkuat penelitian ini dan
dapat berjalan dengan lancar karena sudah punya bukti-bukti sebagai dasar
perbandingan.
Analisi kualitatif dapat di artikan
sebagai suatu kegiatan yang mengacu pada penelaahan atau pengujian yang
sistematik mengenai suatu hal dalam rangka menentukan bagian-bagian, hubungan
diantara bagian dan hubungan bagian dalam keseluruhan.
7. Populasi
penelitian
Populasi adalah keseluruhan unit analisis yang akan
diselidiki karakteristik atau cirri-cirinya :
Populasi penelitian ini diantaranya :
ü Objek
: daftar susunan anggaran
ü Subjek
: karyawan, pedagang dipasar, pedagang toko.
Populasi yang di gunakan dalam
penelitian ini ialah Populasi sampling adalah keseluruhan populasi yang ada
8. Sampel
penelitian
Populasi ada sekitar 40 orang.
Karena populasi kurang dari 100 orang maka di ambil sampel keseluruhan yaitu 40
orang.
9. Metode
pengumpulan data dan instrument penelitian
1. Penelitian
historis.
2. Deskriptif.
3. Experiment.
10. Intrument
( alat pengumpul data )
Wawancara
dan test.
11. Kesimpulan
Sebagaimana kita ketahui bersama
bahwa tujuan analisis adalah untuk menyederhanakan data kedalam bentuk yang lebih mudah
dibaca dan diinterpretasi.
1.
Proses evaluasi penyusunan anggaran
yang real dan jujur dapat kita ketahui dengan cara mengevaluasi hasil
penyusunan anggaran sebagai alat pengendali manajemen, agar penyusunan anggaran
tidak lagi seperti ada udang dibalik batu, artinya ada maksud tertentu yang
diorientasikan pada hal-hal yang kurang baikm seperti korupsi, ini bahkan hal
yang perlu dihindari karena dalam penyusunan anggaran sangatlah rentan akan
terjadi nya penyelewengan dana.
2.
Maka dengan dilakukannya evaluasi
penyusunan anggaran kita dapat mengetahui apakah yang disusun itu sudah sesuai
dengan harga dipasaran atau belum, apabila belum sesuai maka hal ini perlu di
observasi untuk mengetahui dan mencari perbandingan atas anggaran yang disusun
dengan herga yang ada dipasar.
3.
Sehingga nantinya anggaran yang
disusun dan dibandingkan dengan hasil observasi yang ada maka secara otomatis
akan mempengaruhi susuna anggaran yang sudah ada, akan terlihat sesuai atau
tidak sesuainya.
DAFTAR
PUSTAKA
- Burhan nurgiyanto dkk,
statistic terapan, Yogyakarta : pen GAMA university press, 2004
- Andy r. metodologi
penelitian terapan, bandung:yudisthira, 2002
Tidak ada komentar:
Posting Komentar